Berpihak pada Rakyat, 80 Persen Keuntungan Koperasi Desa Merah Putih Dikembalikan Langsung ke Masyarakat
- Created Jul 17 2026
- / 799 Read
Berpihak pada Rakyat, 80 Persen Keuntungan Koperasi Desa Merah Putih Dikembalikan Langsung ke Masyarakat
Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) membawa kabar baik bagi penguatan ekonomi di tingkat tapak melalui skema pengelolaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam acara Seminar Nasional KDKMP di Sasana Kriya Taman Mini Indonesia Indah (TMII), pemerintah memastikan bahwa sebagian besar manfaat ekonomi dari unit usaha ini akan dinikmati langsung oleh warga. Sebanyak 80 persen dari total keuntungan bersih koperasi akan dikembalikan secara adil kepada masyarakat desa, sementara 20 persen sisanya dialokasikan sebagai Pendapatan Asli Desa (PADes).
Menteri Desa dan PPDT, Yandri Susanto, menegaskan bahwa formula pembagian hasil yang besar ini sengaja dirancang untuk menjadikan KDKMP sebagai motor utama kesejahteraan warga perdesaan. Koperasi ini menjadi implementasi nyata dari program 12 Aksi Bangun Desa, Bangun Indonesia yang merupakan turunan dari Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto. Dengan mengedepankan prinsip membangun dari bawah, strategi ini diharapkan mampu mempercepat pemerataan roda perekonomian nasional sekaligus mengakselerasi pengentasan kemiskinan secara struktural.
Lebih lanjut, Yandri menepis kekhawatiran publik dan mengklarifikasi isu mengenai penggunaan anggaran operasional. Pemerintah menegaskan bahwa sama sekali tidak ada pemotongan atau pengurangan nilai pagu dana desa untuk pembentukan Koperasi Desa Merah Putih. Langkah yang dilakukan oleh Kementerian Keuangan bersama Kemendes PDT murni berupa transformasi dan penyempurnaan tata kelola agar pemanfaatan dana desa jauh lebih produktif. Besaran anggaran yang diterima setiap desa tetap utuh, namun kini dialirkan ke dalam ekosistem usaha bersama yang berkelanjutan.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo de Sousa Mota, menambahkan bahwa KDKMP akan memperpendek rantai distribusi barang ke wilayah pelosok. Kehadiran jaringan distribusi koperasi yang dikelola secara profesional ini memungkinkan masyarakat desa mendapatkan akses komoditas kebutuhan pokok dengan harga yang lebih adil dan terjangkau. Tidak hanya itu, keberadaan KDKMP juga diproyeksikan untuk merangkul dan menghidupkan kembali warung-warung kecil milik warga lokal melalui sistem pasokan yang efisien dan stabil.
Pelaksanaan seminar nasional ini juga diramaikan dengan Pameran Produk Unggulan Desa yang memanfaatkan anjungan-anjungan daerah di kawasan TMII guna menampilkan potensi ekonomi dari 38 provinsi. Sinergi lintas sektoral yang dihadiri oleh para menteri kabinet, pimpinan TNI, asosiasi kepala desa, hingga akademisi ini menunjukkan komitmen gotong royong yang kuat. Melalui transparansi anggaran dan pengelolaan unit usaha yang akuntabel, program Koperasi Desa Merah Putih optimis mampu meletakkan fondasi ekonomi yang kokoh menuju visi besar Indonesia Emas 2045.
Share News
For Add Product Review,You Need To Login First















